Minggu, 30 Juni 2013

MEMBUAT EMBUNG DENGAN GRADING DAN CORRIDOR AUTOCAD CIVIL3D 3013






TUTORIAL SINGKAT CIVIL 3D 2013
TENTANG BENDUNGAN MENGGUNAKAN GRADING & CORRIDOR
Oleh : Darius Puas

(Tutorial ini harus didownload pada link dibawah untuk lengkap beserta gambar ilustrasinya)

BAB 1.
SEKILAS TENTANG MENU CIVIL 3D 2013

Menu utama dari Civil 3D 2012 adalah Pita Menu (Ribbon), Pita Menu ini, dapat dengan sendiri berubah sesuai dengan object yang aktif atau yang terpilih. Dalam Pita Menu terdapat :



  1. Tab Menu
Tab menu (panah merah) adalah menu utama dalam Program ini, Tiap Tab Menu mempunyai Panel Menu (panah biru) dan Pull Down Menu yang berbeda misalnya:


 
Tab Home

Dalam Tab Menu Home terdapat Panel Menu, seperti Palettes, Create Ground Data, Create Design dll, dan juga  pada Panel Menu terdapat Pull Down menu yang namanya sama dengan Panel Menu yang ketika di-klik akan muncul menu berurut kebawah.



  1. Toolspace

Toolspace adalah gabungan antara Toolbar dan Kotak Dialog, Toolspace mempunyai beberapa Tab, lihat gambar dibawah , ada Tab Prospector, Settings, Toolbox dan Survey (panah merah)

                 

Tab pada Toolspace ini dapat ditambah dan dikurangi pada Tab Menu Home, pada Panel menu Palettes, dalam tiap Tab Toolspace terdapat item yang disebut Vista (panah biru)

Selain dua menu diatas ada juga menu Toolbar, Properties, Panorama, Perintah baris dan lain2, tetapi 2(dua) menu ini yang paling dominant dalam Civil 3D 2013



BAB 2.
MENGIMPORT POINT (TITIK)


Dalam mengimport point dari point file yang perlu diketahui adalah format susunan item dari point yang tersimpan dalam file tersebut misalnya :

·         No Point, Easting (Y), Northing (X), Elevation (Z), Decription
·         Northing, Easting, Elevation, Decription
·         Northing, Easting, Elevation
·         Atau format yang lainnya


Dengan mengetahui format susunan item point dalam file, maka point dapat di masukan dalam gambar kerja dengan format import yang tepat.

  1. Pada Pita Menu – Tab InsertPoints From Files


 


  1. Dalam Kotak Dialog Import Points
Line Callout 3: (4)Line Callout 2: (3)Line Callout 1: (2)Line Callout 4: (1)

  1. Centang kotak cek Add Points to Points Group(1) , klik icon point group (2) kemudian masukan nama point group, katakanlah bernama POINT SURVEY. Untuk format import, pilih Autodesk Uploadable File (3), klik icon PLUS (4) (positif) pada seksi Selected Files. Selanjutnya pilih File POINT SURVEY.AUF, selanjutnya klik Open, lalu klik OK.

  1. Pada Perintah Baris ketik ZOOM dan ENTER, lalu ketik EX lalu ENTER



BAB 3.
MEMBUAT SURFACE

Surface dapat dibuat melalui Pita menu atau pun dari Toolspace Prospector, saat ini akan dipakai Toolspace Prospector sebagai pembuat surface.

  1. Toolspace – Prospector, klik kanan vista Surface dan pilih Create Surface.., kotak dialog Create Surface akan muncul.


  1. Klik ganda pada baris Name kolom Value pada seksi Information, dan masukan nama untuk surface yang akan dibuat katakanlah TOPOGRAFI, lalu klik OK.
Kini jika vista Surface pada toolspace prospector jika di-expand akan terlihat surface yang baru dibuat terdapat didalamnya.

Surface Topografi belum mengandung data apapun, untuk itu masukan Point Group yang telah di-import didepan, kedalam surface ini.

  1. Expand Surface TOPOGRAFI, Expand Definition, klik kanan pada Point Group lalu pilih Add.., dari list yang ada, pilih POINT SURVEY selanjutnnya klik OK. Apabila Contour belum terbentuk maka klik kanan surface TOPOGRAFI dalam prospector dan pilih Rebuild Automatic
  2. Jika Label dari Point terasa menggangu karena terlalu besar, berhimpitan dan bertindih maka pilihlah skala gambar 1 : 200 pada toolbar.



BAB 4.
MEMBUAT FEATURE LINE

Surface tanah dasar yakni TOPOGRAFI telah terbentuk maka kini akan dibuat tanggul. Katakanlah dengan Top Elevasinya 50m dengan lebar top tanggul 4m, dan pada sisi luar tanggul akan dibuat BERM selebar 2m dan dengan kemiringan (slope) 3 : 1 dengan kedalaman 3 meter dari top tanggul.
Katakanlah setelah memperhatikan situasi yang ada maka diputuskan untuk membuat  centerline top tanggul dari point no 659 ke point no 541


  1. Toolspace – Prospector, klik vista Point Groups (bukan Point Group dalam Surface TOPOGRAFI) untuk menampilkan urutan point pada panel bawah prospector.
  1. Dengan menggunakan Pan dan Zoom, pastikan dimana keberadaan point no 541 pada gambar untuk diingat.

  1. Pada panel bawah prospector, gulinglah hingga point nomor 659 terlihat lalu pilih point tersebut (klik pada icon pointnya), selanjutnya klik kanan point no 659 dan pilih Zoom to

  1. Aktifkan Object Snap jika belum, ketik PLINE pada baris perintah lalu Enter, pilih point 659, lalu pilih point 541 dan tekan Enter.   Karena polyline ini adalah Centerline dari top tanggul yang lebarnya 4m, maka offset-lah garis ini,  2m kekanan dan kekiri

  1. Berdasarkan garis offset yang telah dibuat maka buatlah feature line yang membingkai top tanggul. Pada Tab Menu Home, dalam Panel Create Design klik Feature Line kemudian pilih Create Feature Line.


  1. Aktifkan kotak cek Name, masukan TOP untuk nama Featute Line yang akan dibuat, pastikan bahwa Style-nya adalah Basic Feature Line, lalu klik OK.
  2. Dengan Snap Endpoint pilih ujung garis yang dilabel satu dalam ilustrasi dibawah ini,

  1. Ketika Baris Perintah menanyakan Elevation masukan 50 lalu Enter, kemudian lanjutkan dengan titik yang lain sesuai urutan ilustrasi, tetap dengan elevasi 50, ketika telah sampai pada titik empat gunakan Close untuk menutup.
  2. Untuk memastikan Elevasi yang dimasukan pada feature line telah benar maka, pilih feature line yang baru dibuat kemudian klik kanan padanya dan pilih Elevation Editor…


  1. Jika ternyata Elevasi dari ke-empat feature line ini bervariasi, sedangkan yang di-inginkan mempunyai elevasi yang tetap yaitu 50m, maka pilih baris pertama pada Panorama ini, lalu dengan menahan Shift pilih baris terakhir, setelah semuanya tersorot klik pada kolom Elevation pada baris pertama lalu masukan 50 dan Enter, sehingga semua titik berelevasi 50, atau dapat dilakukan baris, dan untuk menutup jendela Panorama ini, klik tanda centang pada kanan atas jendela panorama, sebelah kiri tanda tanya.
  2. Simpanlah dengan nama gambar TUTOR GRADING CV3D2013.







BAB 5.
MEMBUAT TANGGUL DENGAN GRADING

Sebelum membuat tanggul dengan Grading sebaiknya dibuat dulu Grading Criteria, tetapi langsung dengan memakai default yang adapun bisa dilakukan, baru kemudian diedit dengan criteria yang di-inginkan.


  1. Toolspace – Settings, expand vista Grading, klik kanan pada Grading Criteria Sets, pilih New…, masukan TANGGUL dan klik OK,
  2. Klik kanan criteria TANGGUL (yang baru dibuat) dan pilih New, masukan FILL TANGGUL untuk Name, lalu pindah ke Tab Criteria.


  1. Dalam Tab Criteria, klik Distance pada baris Target dalam Grading Method, ganti dengan Surface, kemudian untuk Projection yang semula Cut/Fill Slope ganti dengan Fill Slope, selanjutnya untul Slope masukan 3 dan Enter, lalu klik OK.




Kriteria ini dimaksudkan bahwa grading hanya akan membuat fill dengan slope 3, dan tidak membuat cut, yang diproyeksikan ke surface yang ditentukan.

  1. Ulangi langkah no. 2 dan masukan pada Tab Information, JARAK @SLOPE untuk nama Criteria, selanjutnya pada Tab Criteria , Target adalah Distance,  Distance masukan 6, dan Slope masukan 3,  lalu klik OK.
Kriteria ini dimaksudkan Grading akan membuat proyeksi dengan jarak 6m serta dengan kemiringan slope 3
  1. Buatlah lagi satu criteria dengan nama CUT @SLOPE pada Tab Information, selanjutnya pada Tab Criteria , Target adalah Surface,  Projection adalah Cut Slope, dan Slope masukan 2,  lalu klik OK

Kini dalam Toolspace – Settings telah terdapat Criteria Set TANGGUL, dengan sub criteria, FILL TANGGUL, JARAK @SLOPE3 dan CUT @SLOPE.



Berikut adalah membuat grading style,

  1. Klik kanan pada Grading Styles dan pilih New, masukan PATERN SLOPE untuk Name, kemudian pindah pada Tab Slope Patterns,




  1. Aktifkan kotak cek Slope pattern pada seksi Option kemudian klik icon yang ditunjukan panah biru dan pilih Copy Current Selection (panah merah) untuk meng-copy slope pattern Basic.
  2. Pada Tab Information, masukan ARSIR SLOPE untuk nama, lalu pindah ke Tab Layout,



  1. Masukan 65 untuk Percent Of Length pada Slope Line, masukan 2 untuk Number Of Lines pada Slope Line Offset, masukan 5 untuk Percent Of Length pada Slope Line Symbol, lalu masukan 1 untuk Witdh Ratio pada Slope Line Symbol.
  2. Selanjutnya pindah pada Componen 2 (pilih dalam list, yang ditunjukan panah magenta di ilustrasi atas) masukan 100 untuk Percent Of Length pada Slope Line, kemudian masukan 5 untuk Percent Of Length pada Slope Line Symbol, masukan 1 untuk Witdh Ratio pada Slope Line Symbol dan masukan 3 untuk Number Of Line pada Slope Line Symbol, kemudian klik OK, pada kedua kotak dialog yang terbuka.

  1. Untuk membuat grading tanggul maka klik Tab Menu Home, pada panel Create Design klik Grading dan pilih Grading Creation Tools,










Line Callout 3: (5)

Line Callout 2: (1)
Line Callout 3: (3)

 








Line Callout 3: (2)


Line Callout 3: (4)
 





  1. Pada kotak dialog Grading Creation Tools, Klik Icon (2) dari list pastikan TOPOGRAFI terpilih, klik Icon (3) dari list pilih TANGGUL, klik list (4) pilih FILL TANGGUL, lalu klik icon (5),



  1. Masukan GRD-TOP untuk nama group grading, aktifkan kotak cek Automatic Surface Creation, dan kotak cek Volume base surface, lalu klik OK.
  2. Masukan SURF-GRD-TOP untuk nama surface grading yang akan dibuat dan klik OK,


  1. Pilih garis Feature line untuk top tanggul yang telah dibuat, ketika baris perintah menanyakan Grading Site, pilih sembarang titik diluar feature line top tanggul tetapi masih didalam surface TOPOGRAFI.
  2. Masukan Y dan Enter 2 kali, kemudian ESC 1 kali.

  1. Tanggul telah terbentuk tetapi yang diinginkan adalah tanggul yang sekaligus bersambungan dengan berem, maka Save gambar ini lalu Save As gambar ini dengan nama TUTOR02  GRADING CV3D2013.

  1. Pada menu floating Grading Creation Tools yang sedang terbuka klik icon (panah merah) dibawah lalu pilih Delete Grading (panah biru).


 


  1. Ketika Baris Perintah menanyakan Grading yang akan dihapus maka klik didalam daerah grading tanggul yang baru dibuat dan tekan Esc 1 (satu) kali, hapus pula garis feature line yang membingkai top tanggul, pilih garis tersebut dan tekan delete, demikian juga dalam Toolspace Prospector, pada vista Surface klik kanan surface SURF-GRD-TOP, lalu pilih Delete… dan klik Yes.

  1. Offset garis centerline kekiri 8m dan offset lagi kekiri 2m (10m dari centerline)


  1. Buatlah garis feature line dengan nama TGL-BERM, dari titik satu sampe titik delapan yang ditunjukan dalam ilustrasi diatas dengan elevasi masing-masing, dimana setelah memasukan elevasi untuk titik delapan, maka tutuplah polygon feature line itu dengan perintah Close.
  2. Untuk memastikan kebenaran elevasinya maka, pilih feature line yang baru dibuat dan klik kanan, lalu pilih Elevation Editor…, jika sudah benar tutup jendela tersebut dengan klik tanda centang di kanan atas.
  3.  Klik Icon Create Grading  (pada Grading Creation Tools), lalu pilih featute line TGL BERM, ketika baris perintah menanyakan Site, klik sembarang titik diluar polygon feature line TGL BERM, tetapi masih dalam Surface TOPOGRAFI.
  4. Masukan N (No), pada Baris Perintah, gunakan Zoom dan Pan untuk klik pada titik Empat, perhatikan panah hijau yang memandu arah grading yang akan dibuat, lalu masukan 12 dan tekan Enter, kemudian gunakan Zoom dan Pan, pilik satu titik di dekat titik Lima, lalu masukan 96.5 dan tekan Enter, masukan 3 untuk Slope dan Enter.
  5. Pilih kembali Feature Line TGL-BERM, klik diluar polygon TGL – BERM untuk Side, lalu klik pada titik delapan kemudian masukan 108,5 dan Enter,selanjutnya klik pada titik Satu dan masukan 193 lalu Enter, masukan 3 untuk Slope lalu Enter, kemudian tekan Esc 1 kali.

Line Callout 3: Bid 3Line Callout 3: Bid 2Line Callout 3: Bid 1



  1. Pilihlah Surface Grading yang telah terbentuk dengan klik pada garis arsir slope (panah biru) atau tanda Permata di kedua grading tersebut, pilih lagi garis kontur surface Topografi, kemudian klik kanan dan pilih Object Viewer. Jika Object Viewer menampilkan Wireframe maka gantilah dengan Concentual agar lebih jelas.



Dari ilustrasi ini dapat dilihat bahwa permukaan top tanggul masih kosong (bolong), maka dibawah ini dengan menggunakan perintah Create Infill akan di-isi kekosongan tersebut.

  1.  Pada Object Viewer klik kanan dan pilih Close untuk keluar dari Object Viewer.

Ada 3 bidang yang akan diisi yakni lebar berem, slope antara berem dan top tanggul, kemudian top tanggul itu sendiri. (Lihat Ilustrasi diatas sebelum Object Viewer ini)

Untuk itu garis polyline berem bagian dalam (titik Tujuh – Dua) dan polyline top tanggul bagian dalam (titik Enam – Tiga) akan di convert menjadi Feature Line

  1. Pada Tab Home Menu Pita, klik Feature Line dan pilih Create Feature Lines From Object


  1. Pilihlah garis polyline Tujuh – Dua dan tekan Enter, Centang Name dan masukan nama BERM- DALAM, lalu klik OK, pilih Feature line yang baru dibuat lalu klik kanan dan pilih Elevation Editor, dalam list pastikan elevasi yang ada telah benar yakni 48m kemudian tutup jendela Panorama tersebut.
  2. Ulangi langkah 27 dan 28, beri nama TANGGUL-DALAM, lalu klik OK. Sekali lagi pastikan elevasi dari Feature line ini dalam Elevation Editor yakni 50m.
  3. Tampilkan Menu Grading Creation Tools jika belum (Home – Grading – Grading Creation Tools) ,
 


  1. Klik Icon yang ditunjukan ilustrasi ini, Create Infill, lalu klik berturut dalam Bidang 1, Bidang 2 dan Bidang 3, dan akan muncul tanda permata untuk setiap bidang, yang meng-indikasikan bahwa Grading Infill telah terbentuk.
  2. Untuk membuat Surface dari Grading Infill ini maka pilih permata dari grading Infill (salah satu), klik kanan dan pilih Grading Group Properties, dalam kotak dialog yang tampil, centang kotak cek Automatic Surface Creations , dalam kotak dialog yang tampil ini masukan SURF-GRD-TOP untuk Name lalu klik OK, pastikan Volume Base Surface adalah TOPOGRAFI, kemudian klik OK.
  3. Save As gambar ini dengan Nama TUTOR03  GRADING CV3D2013.

Untuk memastikanm maka pilihlah kontur grading dan kontur surface Topografi kemudian dengan menggunakan Object Viewer lihatlah hasil dari Grading Infill yang dibuat.



BAB 6.
MEMBUAT POTONGAN (PROFILE)

Untuk membuat Quick Profile, dibutuhkan sebuah garis untuk menjadi bidang potong pada object. Garis dibawah ini dibuat dengan menggunakan Point Number sebagai titik awal dan titik tuju.

  1. Pada Tab Home, Panel Draw, klik Icon Line dan list Pilih Create Line by Point # Range,


 


  1. Masukan 890 pada baris perintah dan Enter, lalu masukan 340 dan Enter, kemudian tekan Esc 2 kali untuk keluar
  2. Pilih garis yang baru dibuat lalu klik kanan dan pilih Quick Profile…, pastikan kedua Surface yang telah terpilih dan klik OK, ketika baris perintah menanyakan titik Origin dari Profile masukan 1018,2028 dan tekan Enter, jika jendela Panorama ikut terbukan maka tutuplah jendela tersebut.


  1. Jika Profile yang baru dibuat terasa terlalu lonjong, maka pilih garis grid (atau garis bingkai profile) kemudian klik kanan dan pilih Edit Profile View Style…, dalam kotak dialog yang terbuka, pindah pada Tab Graph, masukan 2 pada Vertical exaggerations, lalu klik OK.

Untuk membuat Section View maka dibutuhkan Alignment sebagai sumbu dari Section. Alignment dapat dibuat dari Polyline, Line atau langsung dari perintah Alighnment. Disini akan dibuat alignment dari garis CL Top tanggul

  1. Pada Tab Home, Panel Create Design, klik Alignment dari list perintah yang ada pilih Create Alignment From Objects,



  1. Kemudian pilih garis polylines yang menjadi Centerline dari top tanggul, dan tekan Enter, 2 kali, dalam kotak dialog yang terbuka masukan CL_TANGGUL untuk Name, lalu klik OK.

Selanjutnya membuat Profile (Existing Ground) dari Alignment CL_TANGGUL.

  1. Dari Tab Home, Panel Create Design, klik Profile dan pilih Create Surface Profile, dalam kotak dialog yang terbuka pada seksi Select Surface, pilih Surface SURF-GRD-TOP, lalu klik Add, kemudian pilih lagi Surface TOPOGRAFI dan klik Add, sehingga kedua surface masuk dalam Seksi Profile List. Selanjutnya klik Draw in Profile View.


 

  1. Kotak dialog Create Profile View – General akan tampil, klik Next 2 kali, hingga tiba pada bagian Profile View Heigth, hidupkan User Specified, masukan 33 untuk Minimum, dan 52 untuk Maximum, lalu matikan Split Profile View. Kemudian klik Create Profile View.


  1. Ketika Baris Perintah menanyakan titik Origin dari Profile maka masukan 1015,2125 lalu tekan Enter. Jika dirasa skala vertikalnya terlalu besar maka gunakan langkah ke 4 dari bab ini untuk mengecilkannya.

Selanjutnya adalah membuat Garis Rencana Elevasi (Finished Ground)  dari Alignment dan Profile Surface (Existing Ground) yang baru dibuat.

  1. Tab Home –> Profile –> Profile Creation Tools, pilih Profile CL_TANGGUL (Profile yang baru dibuat), dan kotak dialog Create Profile – Draw New akan muncul, masukan CUT_OFF untuk Name lalu klik OK. Menu Profile Layout Tools akan muncul.


 

  1. Klik Icon Draw Tangents (Panah Biru) untuk membuat Finished Ground, dengan menggunakan Snap To End Point mulai garis Tangent ini pada STA 0, (paling Kiri) buatlah kira – kira seperti pada ilustrasi dibawah (nantinya akan di edit dalam jendela Panorama) dengan jumlah PVI 5 buah dan diakhiri dengan menggunakan Snap to End Point untuk akhir dari finished ground ini (Paling Kanan), lalu Enter untuk keluar.


  1.  Untuk meng-edit FG ini maka klik pada Icon Panorama dalam Menu Profile Layout Tools yang ditandai dengan lingkaran magenta pada ilustrasi diatas (Profile Layout Tools), kemudian edit semua Station PVI beserta elevasinya seperti dibawah ini, dengan double klik pada item yang akan diganti.


Setelah FG cut off dibuat maka selanjutnya adalah membuat Assembly untuk Cut Off, katakanlah lebar Cut Off 4m, kalau dihitung dari Centerline 2m kekanan dan kekiri.

  1. Tab Home -> Assembly -> Create Assembly, masukan AS-CUT-OFF untuk Name pada kotak dialog yang muncul, lalu klik OK, kemudian masukan 1015,2090 pada Baris Perintah dan tekan Enter.

  1. Ketik PLINE pada baris perintah lalu Enter, masukan 1019,2086 lalu Enter, masukan @2<0 b=""> dan Enter, masukan sekali lagi @2<0 b=""> dan Enter 2 kali.

  1. Pada Tab Home, klik Panel Create Design untuk menampilkan menu pulldown, dari list yang ada pilih Create Subassembly From Polyline, lalu pilih polyline yang baru dibuat.

  1. Pada kotak dialog yang muncul masukan SUB-CUT-OFF untuk Name, dan klik OK. Pilih lagi garis subassembly yang baru dibuat, klik kanan, pilih Modify Origin, aktifkan Object Snap jika belum (dengan menekan F3), klik pada titik tengah dari subassembly yang dibuat.



  1. Berikut adalah cara mendefinisikan Point Code pada subassembly, pilih garis subassembly, klik kanan dan pilih Add Code, masukan 1 pada baris perintah dan Enter, lalu pilih lingkaran kecil pada Node 1.  Tekan Enter sekali, pilih subassembly dan masukan 2 pada baris perintah, lalu pilih lingkaran kecil pada Node 2.  Tekan Enter, pilih subassembly, masukan 3 pada baris perintah dan pilih lingkaran kecil pada Node 3.
  2. Berikut membuat Link dari Subassembly, Tekan Enter pilih subassembly masukan 4 pada Baris Perintah dan tekan Enter, lalu pilih garis subassembly antara Node 1 dan Node 2. Tekan Enter sekali lagi, pilih subassembly, masukan 5 pada Baris Perintah dan Enter, kemudian pilih garis subassembly antara Node 2 dan Node 3.

Subassembly Cut Off telah selesai, kini tempatkan subassembly ini dalam Assembly AS-CUT_OFF

  1. Pilih Garis subassembly, klik kanan, pilih Add to Assembly.., lalu pilih Assembly yang ada (klik pada assembly,- panah biru atas).

Akhir dari suatu assembly biasanya adalah Daylight, untuk itu Assembly ini akan disisipkan Subassembly Daylight.

  1. Pada Tab Home, Panel Palletes, klik pada Tools Palletes atau dengan menekan Ctrl + 3, maka Tool Palletes akan tampil. Pada Tool Palletes pilih Tab Daylight, dari list yang ada pilih DaylightGeneral (panah biru bawah), lalu klik pada lingkaran kecil sebelah kanan dari Assembly (panah merah).


            Karena Slope dari Cut Off adalah 1 maka Slope dari Daylight ini harus diedit.

  1. Pilih Subassembly Daylight (panah magenta), klik kanan dan pilih Subassembly Properties…, pada kotak dialog yang muncul , masukan SLOPE@1 untuk Name, lalu pindah pada Tab Parameters.
  2.  Pada seksi Input Value, maka ganti semua parameter slope dengan 1, baik itu Fill ataupun Cut, baik itu Flat, Medium ataupun Max, semua parameter yang menggnakan satuan slope ganti dengan 1, dengan cara double klik item yang akan diganti dan masukan 1, setelah semuanya diganti lalu klik OK,
  3. Pilih subassembly Daylight, klik kanan, pilih Mirror, kemudian klik lingkaran kecil paling kiri dari subassembly cut off (anak panah bawah).
  4. Pilih garis Centerline dari Assembly ini, klik kanan, pilih Assembly Properties…, dalam kotak dialog yang terbuka pada Tab Information, masukan AS-CUT-OFF untuk Name, lalu klik OK.
  5. Simpan, lalu Save As gambar ini dengan Nama TUTOR04  GRADING CV3D2013


BAB 7.
MEMBUAT CORRIDOR CUT OFF

Dengan konsep Corridor maka Cut Off akan dapat ditampilkan dengan lebih baik,  untuk Profile maupun untuk Section dari suatu Alignment

  1. Pada Tab Home , klik Corridor


  1. Dalam kotak dialog yang muncul masukan COR-CUT-OFF untuk Name, pastikan pada seksi Profile telah terpilih CUT-OFF, untuk Seksi Assembly pilih AS-CUT-OFF, untuk seksi Target Surface pilih TOPOGRAFI, lalu klik OK.
  2. Dalam kotak dialog yang terbuka, pada baris kedua, masukan 5 untuk kolom Start Station (panah merah) dan masukan 80 untuk kolom End Station (panah biru),


  1. Kemudian klik pada icon kedua dalam kolom Frequency (panah magenta), dan dalam kotak dialog yang muncul pada seksi Apply Assembly, masukan 5 untuk Along Tangents, Along Curve, Along Spirals dan Along Profile Curve, lalu klik OK kemudian klik Rebuild Corridor.


Untuk membuat section,

  1. Pada Tab Home, klik Sample Line, lalu klik kanan untuk memilih alignment, pilih CL_TANGGUL lalu klik OK, pada kotak dialog yang terbuka dalam seksi Select Data Source to Sample, pastikan ketiga baris telah dicentang lalu,  klik OK.
  2. Menu Sample Lines akan ditampilkan, klik icon panah biru, kemudian pilih By Range Of Station.


 

  1. Kotak dialog Create Sample Line – By Station Range akan muncul, pada seksi Left Swath Width pada vista Width masukan 50, pada seksi Right Swath Width pada vista Width masukan 120, kemudian pada seksi Sampling Increments, masukan 10 untuk masing-masing Increment Along Tangent, Increment Along Curve dan Increment Along Spiral, lalu klik OK dan Esc 1 kali.

Perhatikan sample line yang dibuat, yakni 50m kekiri, 120m kekanan, dan memotong tanggul tiap 10m.
Katakanlah akan dibuat Potongan pada STA 40, maka ikuti langkah ini.

  1. Pada Tab Home, klik Section View (dalam panel Profile & Sections View), pilih Create Section View, maka kotak dialog Create Section View akan ditampilkan.


 
  1. Pada seksi Sample Line, dari list yang ada pilih 0+040.00 (panah merah), pada seksi Section View Style, dari list pilih Land Desktop Sections (panah biru).
  2. Pindahlah pada Tab Section Display Option dengan menekan Next 3 kali (atau dengan klik pada tab menu, dalam bingkai magenta)


  1. Pada kolom Clip Grid aktifkan untuk TOPOGRAFI (panah merah), lalu pada kolom Style untuk baris SURF-GRD-TOP, double klik Existing Ground (panah biru), dari list yang muncul pilih Finished Ground (panah magenta) dan klik OK, lalu klik Next.
Pada Kotak dialog Tab Data Bands ini,

  1. Pada seksi Select Band Set dari list ada pilih LDT Sections (panah hitam), kemudian pada seksi Set Band Properties, pastikan pada Surface1 untuk kedua baris adalah TOPOGRAFI, masukan SURF-GRD-TOP pada kolom Surface2 (panah hijau), untuk kedua baris tersebut.
  2. Kemudian klik Create Section View Ketika baris perintah menanyakan titik penempatan Section ini masukan 1065,1855 lalu tekan Enter .


Untuk membuat Section Group ikuti langkah sebagai berikut :

  1. Dalam Pita menu, Tab Home -> Section Views -> Create Multiple Views , dari kotak dialog yang terbuka pada seksi Station Range, hidupkan User Specified, masukan 5 untuk Start dan 80 untuk End, lalu klik Next.
  2. Pada seksi Placement Option, hidupkan Draft – Place Section in a grid in model space, lalu klik Next 3 kali hingga tiba pada Section Display Option, perhatikan ilustrasi dibawah isilah parameter seperti ilustrasi ini, lalu klik Next.


  1. Dalam Data Bands ini, pada seksi Select Band Set, pilih dari list Major Station Offset and Elevation,  isilah parameter yang ada seperti ilustrasi dibawah ini.


  1. Setelah itu klik Create Section Views (panah merah), ketika baris perintah menanyakan titik tuju masukan  950,1750 dan tekan Enter.
  2. Simpanlah gambar ini , lalu Save As dengan nama TUTOR05  GRADING CV3D2013.










BAB 8.
MEMBUAT SPILWAY DENGAN CORRIDOR.

Untuk membuat spillway konsepnya sama dengan membuat Cut off, yakni, membuat Alignment Centerline dari spillway, membuat Profile Existing dan Finished, lalu membuat Assembly kemudian dengan perintah Corridor dapat dibuat Spilway,

  1. Buatlah garis polyline yang akan menjadi Centerline spilway, ketik PLINE pada baris perintah dan Enter, masukan 767.5,1887.5 dan tekan Enter, masukan @49<210 b=""> pada baris perintah lalu Enter, masukan @65<260 b=""> dan Enter, kemudian masukan @40<220 b=""> dan Enter 2 kali untuk keluar dari perintah polyline.
  2. Buat lengkungan (kurva) antara garis pertama dengan garis kedua dengan perintah Fillet, dengan Radius 15, buat juga lengkungan (kurva) antara garis kedua dan ketiga dengan Radius 20.
  3. Pada Tab Home -> Alignment -> Create Alignment From Objects, pilih garis polyline yang baru dibuat dan tekan Enter 2 kali, dalam kotak dialog yang terbuka, masukan CL-SPILWAY untuk Name, pada Alignment Label Set pilih All Labels, matikan kotak cek Add Curves Between Tangent, matikan juga kotak cek Erase Existing Entities, lalu klik OK.

Katakanlah lebar spillway yang dibuat 12m dengan titik datum 1,5 dibawah elevasi top tanggul yakni 48.5m, maka terlebih dahulu harus dibuat Profile Existing dan Finished

  1.  Home -> Profile -> Create Surface Profile, pada Alignment pilih CL-SPILWAY, pada Select Surface pilih TOPOGRAFI lalu klik Add>>, kemudian klik Draw in Profile View.
  2. Pada kotak dialog yang terbuka klik Next 2 kali, hingga tiba di bagian Profile View Height, hidupkan User Specified, matikan Split Profile View, dan klik Create Profile View. Ketika baris perintah memintah Profile View Origin masukan 420,2065 lalu tekan Enter.

Selanjutnya membuat Finished ground untuk Centerline Spilway

  1. Home -> Profile -> Profile Creation Tools, pilih garis grid atau bingkai dari profile CL-SPILWAY, kemudian masukan FG-SPILWAY untuk Name dan klik OK.
  2. Buat garis tangent FG, kira2 seperti ilustrasi dibawah ini , yang nantinya akan diedit dalam jendela Panorama secara tepat.




  1. Klik Icon jendela panorama (panah magenta) dalam jendela ini gantilah station dan elevasi seperti ilustrasi dibawah :


            Selanjutnya adalah membuat membuat Assembly untuk spilway
  1. Home -> Assembly -> Create Assembly, masukan ASS-SPILWY untuk Name, lalu klik OK, kemudian masukan 1015,2045 dan Enter.
  2. Home -> Tool Palletes. ( atau tekan Ctrl + 3 )


  1. Dalam Tool Palletes pilih Tab Basic (panah merah) , klik BasicShoulder (panah biru), kemudian klik pada Assembly (panah magenta) , lalu klik kanan dan pilih Enter.

 

  1.  Pilih Subassembly yang baru disisip (Basic Shoulder), klik kanan, dan pilih Subassembly Properties…, dalam kotak dialog yang terbuka pindah ke Tab Parameters, masukan 6 untuk Width, masukan 0.5 untuk Depth dan masukan 0 (nol) untuk Slope, kemudian klik OK.


  1. Kemudian buatlah dengan menggunakan polyline, potongan tembok spillway dengan ukuran seperti ilustrasi dibawah, lingkaran kecil yang ada pada tiap intersection hanya untuk memperjelas item garis yang dibuat, tidak diminta untuk dibuat, begitu pula dengan garis dimensi tidak usah dibuat.


  1. Pada Tab Home, pulldown panel Create Design, dari list pilih Create Subassembly From Polyline.


  1. Baris perintah menanyakan Entity yang akan dibuat sebagai subassembly, maka pilihlah polyline (pot. Tembok spillway), dalam kotak dialog yang muncul masukan TBK-SPILWY untuk Name, lalu klik OK.
  2. Pilih kembali subassembly TBK-SPILWY, klik kanan lalu pilih Modify Origin, dengan menggunakan Snap End Point atau Snap Center, klik pada lingkaran kecil yang ditandai garis tebal pada ilustrasi diatas.
  3. Pilih kembali subassembly TBK-SPILWY, klik kanan lalu pilih Add Code, kemudian masukan 1 lalu Enter, lalu pilih lingkaran kecil Node 1. Gunakanlah Pan dan Zoom agar lebih akurat dalam memilih obyek.
  4. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 2 dan tekan Enter, kemudian pilih lingkaran kecil Node 2.
  5. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 3 dan tekan Enter, kemudian pilih lingkaran kecil Node 3.
  6. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 4 dan tekan Enter, kemudian pilih lingkaran kecil Node 4.
  7. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 5 dan tekan Enter, kemudian pilih lingkaran kecil Node 5.
  8.  Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 6 dan tekan Enter, kemudian pilih lingkaran kecil Node 6.

Untuk Link

  1. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 7 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 7.
  2. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 8 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 8.
  3. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 9 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 9.
  4. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 10 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 10.
  5. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 11 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 11.
  6. Tekan Enter, pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, lalu masukan 12 dan tekan Enter, kemudian pilih garis Link 12.

Untuk Shape

  1. Pilih salah satu garis subassembly TBK-SPILWY, klik kanan pilih Add Shape, lalu pilih semua garis yang membingkai Subassembly ini lalu tekan Enter.

Setelah subassembly selesai, maka masukan subassembly ini pada Assembly ASS-SPILWY


  1. Pilih subassembly yang ada, klik kanan, pilih Add To Assembly, lalu klik lingkaran kecil pada subassembly Basic Shoulder (panah biru).
  2. Pilih kedua Subassembly (Basic Shoulder dan TBK-SPILWY), klik kanan, pilih Mirror, lalu klik centerline Assembly (panah Merah).
  1. Dalam Tool Palettes Pilih Tab Daylight, lalu klik DaylightMinWidth, kemudian klik pada lingkaran kecil yang ditunjukan oleh panah magenta diatas.
  2. Pilih Subassembly Daylight yang baru dimasukan, klik kanan dan pilih Subassembly Properties…, pada kotak dialog yang muncul , lalu pindah pada Tab Parameters.


  1. Pada seksi Input Values, masukan 1 untuk Cut Slope dan Fill Slope, lalu klik OK,
  2. Pilih subassembly Daylight, klik kanan, pilih Mirror, kemudian klik lingkaran kecil paling kiri bagian atas dari subassembly TBK-SPILWY (panah magenta bawah).


Selanjutnya membuat Corridor spillway.

  1. Home -> Corridor, dalam kotak dialog yang terbuka masukan COR-SPILWY untuk Name, Alignment yang pakai adalah CL-SPILWAY, Profile yang dipakai FG-SPILWAY, Assembly yang pakai adalah ASS-SPILWY, dan Target Surface dipakai TOPOGRAFI, lalu klik OK.
  2. Dalam kotak dialog yang terbuka, untuk baris kedua pada kolom Start Station masukan 5, kolom End Station masukan 150, pada kolom Frequency klik icon […], dari kotak dialog yang muncul dalam seksi Apply Assembly, masukan 5 untuk masing – masing, Along Tangent, Along Curves, Along Spiral dan Along Profile Curves, lalu klik OK pada kedua kotak dialog, dan klik Rebuild Corridor.
  3. Simpan gambar ini, lalu Save As dengan nama, TUTOR06  GRADING CV3D2013.

Untuk membuat Surface Corridor Spillway

  1. Pilih Corridor spillway, klik kanan, pilih Corridor Surface…, dalam kotak dialog yang terbuka,


  1. Klik Icon panah biru (Create Corridor Surface), pada Specified Code (panah merah) dari list pilih Top, lalu klik tanda + (panah magenta), selanjutnya dari list Specified Code pilih Datum dan klik tanda +, sekali lagi dari list Specified Code pilih Daylight dan klik tanda +. Kemudian klik OK, lalu klik Rebuild Corridor.

Selanjutnya membuat Section untuk Spillway

  1. Home -> Sample Lines, klik kanan dimana saja, dari list Select Alignment pilih CL-SPILWAY, lalu klik OK,
  2. Dalam kotak dialog yang aktif, masukan SPILWY - <[Next Counter(CP)]> untuk Name, dalam seksi Select Data Source to Sample, yang dihidupkan hanyalah, TOPOGRAFI sebagai Existing Ground, COR-SPILWY sebagai Basic, dan COR-SPILWY  COR-SPILWY (1) sebagai  Finished Ground, kemudian klik OK.
  3. Pada menu Sample Line Tools, klik icon yang ditunjukan panah merah lalu pilih By Range Of Station.


 

  1. Dalam kotak dialog yang terbuka, masukan data seperti dibawah ini.


  1. Setelah semua parameter dimasukan seperti ilustrasi ini kecuali yang ditandai dengan panah biru masukan 20, lalu klik OK, kemudian tekan Esc 1 kali.
  2. Home -> Section Vews -> Create Multiple Views, dalam kotak dialog yang terbuka, pada bagian Tab General, pada Select Alignment pilih CL-SPILWAY, hidupkan User Specified, masukan 5 untuk Start dan 150 untuk End, lalu klik Next.
  3. Hidupkan Draft – Place Section in Grid in Model Space, lalu klik Next 4 kali, hingga tiba di bagian Tab Bands.
  4. Pada Select Bands Set, pilih Major Station Offset and Elevations, pada Set Band Properties masukan seperti ilustrasi dibawah ini, kemudian klik Create Section Vews.


  1. Masukan 1335,2320 pada baris perintah dan tekan Enter.













BAB 9.
MENGEDIT TAMPILAN DAN BAND


Untuk merubah tampilan Section.
Agar lebih jelas maka yang dipakai dalam latihan ini adalah potongan dari tanggul bukan potongan spillway

  1. Pilih salah satu potongan dari tanggul – bukan potongan spillway -  (pada grid atau garis yang membingkai potongan), lalu klik kanan dan pilih Edit Section View Style…, pindah pada Tab Display, matikan tipe komponen sebagai berikut :
-          Left Axis Anotation Major
-          Left Axis Thick Major
-          Right Axis Anotation Major
-          Right Axis Thick Major
-          Top Axis
-          Bottom Axis
-          Grid Horizontal Major
-          Grid Vertical Major

  1. Pindahlah pada Tab Grid , dalam seksi Grid Padding (Major Grids), masukan 0.5 untuk Above Maximum Elevation dan masukan 0.25 untuk Bottom Below Datum, kemudian klik OK.


Untuk membuat label pada pertemuan garis, maka dipakai Grade Break sebagai referensi, dapat diletakkan pada Band Label ataupun pada garis referensi potongan. Pertama akan dibuat pada Band Label

  1. Pilih salah satu potongan dari tanggul (klik pada Band Label), klik kanan dan pilih Section View Group Properties, pindah pada Tab Section Views,  lalu klik icon panah biru,


  1. Pada kotak dialog yang muncul klik icon drop down (panah merah), pada seksi Select Band Style, lalu pilih FG Elevation,

   
  1. Klik Icon panah hitam, pilih Copy Current Selection, pada kotak dialog yang muncul, pindah pada Tab Information, masukan FG Grade 01 untuk Name, kemudian pindah pada Tab Display, matikan tipe komponen ,Tick at Major Increment, Label at Major Increment
  2.  Kemudian hidupkan tipe komponen : Ticks at Grade Break, Label at Grade Break
  3. Pindahlah pada Tab Band Detail, , pada seksi Title teks, klik Compose Label…(bulatan merah), pada kotak dialog yang tampil, pindah pada Tab Layout, dalam bagian Teks, pilih vista Contents  klik icon […] pada Tab Properties ,masukan ELEVASI RENCANA pada panel kanan menggantikan Propose Elevation, lalu klik OK untuk 2 kotak dialog, hingga kembali pada kotak dialog Section Data Band Style.

  1. Pilih Grade Break pada seksi Labels and Ticks, lalu klik Compose Label…(bulatan biru), dalam kotak dialog yang terbuka pindah pada tab Layout,

  1. Klik icon drop down (panah hitam), lalu pilih Text, dan masukan parameter sebagai berikut :
-          General -> Anchor Point = Band Middle
-          Text -> Rotation Angle = 90
-          Text -> Attachment = Middle Centre
  1. Untuk Label Text, pilih Text -> Contents -> Label Text, lalu klik icon […] untuk menampilkan kotak dialog Text Componen Editor – Contents, hapuslah label text yang ada di panel kanan,


  1. Klik drop down (panah magenta), pilih dari list yang ada, Section 1 Elevation, lalu klik icon panah merah untuk memasukan pada panel kanan, dan klik OK untuk ketiga kotak dialog hingga kembali ke kotak dialog Section View Group Band.


  1. Pilih Section Data – FG Elevation (panah biru) lalu klik icon panah merah, untuk menghapus Band yang dimaksud,.
  2. Pastikan FG GRADE 01, telah terpilih pada Select Band Style, lalu klik Add>>, untuk memasukan Band Style FG GRADE 01, kedalam panel bawah, kemudian pilih Band yang baru dimasukan (pada panel bawah) lalu klik icon panah hitam 2 kali untuk menempatkan Band FG GRADE 01 di atas dari Band yang ada.
  3. Masukan parameter dibawah ini untuk Band FG GRADE 01 untuk tiap kolom :
-          Kolom Gap = 0
-          Kolom Surface 1 dan Surface 2 = SRF-GRD-TOP
-          Kolom Weeding = 1.5
-          Kolom Stagger Label = Stagger both side
-          Kolom Stagger Line Height (paling kiri) = 2
  1. Kemudian Klik OK pada kedua kotak dialog hingga semua keluar, perhatikan Band Label yang baru dibuat dan dimasukan.



BAB 10.
PENYIAPAN TANAH DASAR (STRIPING  & GRABBING)


Pada bagian ini akan dibuat penyiapan tanah dasar dari kaki tanggul, kolam lumpur, dan kaki area genangan, serta stripping dengan menggunakan edit surface.
Pertama yang harus dilakukan adalah membuat sebuah pola untuk cut/galian pada surface topografi, katakankanlah pola dari dasar bendungan ini adalah sebagai berikut

  1. Ketik PLINE pada baris perintah lalu Enter, lalu masukan 661,1886 tekan Enter, berikut 669.5,1873.5  -  lalu Enter dan lanjutkan pada titik – titik berikut (setiap kali memasukan koordinat satu titik harus diikuti dengan menekan Enter 1 kali) , 737.5,1923.5 -  746,1912  -  822.5,1923.5  -  822.5,1936  -  767.5,1942.5  -  741,1978.5  -  725,1967  -  728.5,1935.5 dilanjutkan dengan masukan C (close) lalu Enter, agar menjadi polygon tertutup,

Kira – kira demikianlah dasar bendungan yang akan dibuat, langkah berikut adalah membuat Feature line yang membingkai area dasar, yang harus diperhatikan adalah setiap feature line dalam Site yang sama akan saling mempengaruhi, untuk itu feature line dasar ini, harus dibuat pada Site yang berbeda.


  1. Home -> Feature Line -> Create Feature Line, dalam kotak dialog yang muncul, buatlah Site baru dengan klik pada icon panah hitam (gambar dibawah), masukan DASAR untuk Name pada tab Information, lalu klik OK, masukan FT-DASAR untuk Name (panah merah), kemudian klik OK.


  1.  Dengan menggunakan Pan dan Zoom pilih Titik (1), (gunakan Snap Object agar lebih akurat), masukan 34 lalu Enter, lalu pilih Titik (2) masukan E (untuk Elevations) tekan Enter, kemudian masukan 34 dan Enter, pilih Titik (3) masukan 37 dan Enter, lanjutkan dengan urutan titik yang ada, hingga titik (9) dengan elevasi :
-          Titik 4 sampai dengan Titik (9) = 37
-          Setelah memasukan elevasi Titik (9) = 37 lalu tekan Enter, agar menjadi polygon tertutup maka masukan C (close) dan Enter.
-          Buat garis Featute line lagi dengan nama tentukan sendiri, yang menyambung Titik (3) ke Titik (9) dengan elevasi 37.

  1. Untuk memastikan kebenaran elevasi tiap titik dari Feature Line yang baru dibuat maka, pilih Feature Line, klik kanan dan pilih Elevation Editor…, lalu sesuaikan dengan elevasi yang direncanakan, jika telah sesuai tutup jendela Panorama tersebut.
  2. Home -> Grading -> Grading Creation Tool,














 

  1. Dalam Toolbar Grading Creation Tool, klik Icon Grading Group (panah hitam), pada kotak dialog yang terbuka Pilih DASAR dalam list Site Name, lalu buat nama group baru dengan klik icon grading bintang (icon paling kanan dari Group name).
  2. Pada kotak dialog yang terbuka masukan GRD- DASAR untuk Name, hidupkan kotak cek Automatic Surface Creation, dan pastikan Volume Base Surface adalah TOPOGRAFI, lalu klik OK.
  3. Pada kotak dialog yang terbuka masukan SRF-GRD-DASAR untuk Name lalu klik OK, pada kedua kotak dialog yang ada.
  4. Pada Toolbar Grading Creation Tool, pilih kriteria CUT @ SLOPE dari list (panah biru), lalu klik Icon Create Grading (panah magenta).
  5. Ketika baris perintah meminta Select the Feature, maka pilih Featute Line Dasar (yang baru dibuat) , lalu klik titik diluar bingkai feature line DASAR, untuk grading site,  ketik Y (Yes) lalu tekan Enter, masukan 1.5 untuk Slope Cut dan Enter,  kemudian tekan Esc 1 kali.
  6. Selanjutnya membuat Grading Infill, klik icon drop down (panah hijau) pilih Create Infill, kemudian klik dalam bidang pertama (lingkaran merah pada gambar pola cut/galian), klik 2 kali pada bidang kedua (lingkaran biru pada gambar pola cut/galian).

Galian/Cut dasar bendungan telah selesai, maka kini menggabungkan surface TOPOGRAFI dan surface GRADING DASAR, untuk menjadi surface dasar dari perencanaan tanggul.
Agar tidak membingungkan maka surface TOPOGRAFI dan surface GRADING DASAR jangan ditampilkan tetapi tetap aktif, demikian juga label dari point perkecil kira 1:75

  1. Pada Toolspace -> Prospector -> Surface, pilih TOPOGRAFI, klik kanan pilih Surface Properties, pada Tab Information, pada Surface Style pilih _No Display, dan klik OK.
  2. Ulangi langkah ke 12 untuk SRF-GRD-DASAR.
  3. Toolspace – Prospector, expand Point Group, pilih POINT SURVEY , klik kanan, pilih Properties, gantilah Point Label Style dengan dan klik OK.
  4. Buatlah Surface baru dengan nama GABUNG, (klik kanan Surface pada Prospector dan pilih Create Surface…).
  5. Expand Surface GABUNG, expand Definition, pilih Edits, lalu klik kanan dan pilih Paste Surface…, dari list pilih TOPOGRAFI, dan klik OK,
  6.  Klik kanan lagi pada Edits, pilih Paste Surface…, pilih SRF-GRD-DASAR dan klik OK.


Tanggul yang ada, adalah tanggul yang diproyeksikan ke surface TOPOGRAFI, kini akan dirubah untuk diproyeksikan ke Surface GABUNG. Agar lebih mudah, maka dengan memakai Grading Creation Toools , hapuslah grading GRD-TOP dan surfacenya (SURF-GRD-TOP), lalu buat yang baru tetapi dengan target surface yang baru, yaitu GABUNG.

  1. Aktifkan menu Grading Creations Tool jika belum (Home -> Grading -> Grading Creation Tools), klik icon pertama – Set Grading Group - (panah hitam) , dari kotak dialog yang muncul pilih Site1 untuk Site Name dan pastikan Group Name adalah GRD-TOP, lalu klik OK.


  1. Klik Icon Delete Grading, ketika baris perintah menanyakan grading yang akan dihapus maka kliklah pada , :
-          Slope tanggul (depan atau belakang) salah satu saja
-          Bidang top dari berem (grading Infill)
-          Bidang miring antara berem dengan top tanggul (grading Infill)
-          Bidang top tanggul (grading infill)
Lalu tekan Esc 1 kali
  1. Untuk merubah target surface, klik icon kedua dari kiri pada menu Grading Creation Tool, dari list yang ada pilih GABUNG dan klik OK.
  2. Pastikan kriteria yang terpilih adalah FILL TANGGUL kemudian klik icon Create Grading (panah magenta) , lalu pilih Feature Line yang membingkai top tanggul dan berem, pilih titik diluar tanggul untuk Site, masukan 3 untuk slope (atau langsung tekan Enter).
  3. Dengan Grading Infill isilah, bidang top berem, bidang miring antara berem dan top tanggul serta isilah juga top tanggul.

Ketika surface SURF-GRD-TOP dihapus maka pada deretan gambar Section top tanggul kehilangan garis yang mewakili surface dari tanggul, maka haruslah dimasukan kembali.

  1. Pilih salah satu garis Sample Line yang memotong grading tanggul (yang ditandai dengan no Station) lalu klik kanan dan pilih Sample Line Group Properties.
  2. Pindahlah pada Tab Section, lalu klik Sample more source…, dari kotak dialog yang terbuka, pilih GABUNG (pada panel kiri) lalu klik Add>>, pilih SURF-GRD-TOP lalu klik Add>>, kemudian gantilah style dari SURF-GRD-TOP dengan Finished Ground, dengan klik pada Existing Ground pada baris SURF-GRD-TOP, lalu ganti dengan Finished Ground.
  3. Untuk surface GABUNG sebaiknya dibuat Style baru agar terlihat berbeda dengan TOPOGRAFI, klik style Existing Ground pada baris GABUNG, dalam kotak dialog yang muncul, klik drop down (lihat gambar bawah - panah biru), Copy Current Selection,


  1. Pada kotak dioalog yang terbuka, pindahlah pada Tab Information , masukan Gabung untuk Name, lalu pindah pada Tab Display, pada seksi Component Display, untuk baris Segment, klik C-ROAD SECT pada kolom Layer.
  2. Dalam kotak dialog yang muncul, klik New…, kemudian masukan untuk Layer Name = C – GABUNG, untuk Color, klik icon […] pilih warna merah lalu OK, untuk Linetype , klik icon […] dan dari list pilih DASHED dan OK, selanjutnya klik OK untuk ke lima kotak dialog yang terbuka, hingga tiba pada kotak dialog Sample Line Group Properties, pada baris GABUNG , gantilah style Exixting Ground dengan style Gabung, kemudian klik OK.
  3. selanjutya klik OK pada kedua kotak dialog, hingga keluar.

Perubahan ini juga membawa perubahan terhadap Band Label pada Section View, untuk itu Band label juga harus diperbaharui,

  1. Pilih salah satu Section (pada band label atau garis biru yang membingkai salah satu sections) dari deretan potongan tanggul, klik kanan lalu pilih Sections View Group Properties, pindah pada Tab Sections Views, klik icon […] pada kolom Change Band Set (kolom ke 4 dari kiri), pada baris Section Data – FG GRADE 01, kolom Surface1 dan Surface1 masukan SURF-GRD-TOP, lalu klik OK untuk kedua kotak dialog yang terbuka hingga keluar.


Untuk membuat suatu surface lengkap, yakni gabungan dari TOPOGRAFI, DASAR dan TANGGUL, dapat dibuat sebuah surface baru, lalu dengan perintah Edits pada Definition, menggunakan paste surface, buatlah gabungan dari ketiga surface tersebut dengan urutan paste adalah TOPOGRAFI – DASAR - TANGGUL, lalu hilangkan agar jangan ditampilkan.  (lihat langkah 12 s/d 16 bab ini)

Berikutnya adalah membuat kupasan top soil, katakanlah kupasan dari top soil adalah 1 meter. Pertama buatlah surface baru, dan paste-kan surface Gabung, dan turunkan elevasi surface tersebut 1 meter lebih rendah.
 

  1. Pada Toolspace – Prospector sembunyikan surface GABUNG, dan Surface SURF-GRD-TOP, dengan Style _No Display.
  2. Buatlah Surface baru, Toolspace -> Prospector , pilih Surface, klik kanan pilih Create Surface…, beri nama SOIL, lalu klik OK.
  3. Expand surface SOIL yang baru dibuat, expand Definitions, pilih Edits, klik kanan dan pilih Paste Surface, dari list pilih GABUNG, dan klik OK.
  4. Pilih salah satu garis kontur dari surface SOIL (yang baru dibuat), pada Menu Pita (Ribbon), klik Edit Surface pada panel Modify, lalu pilih Raiser/Lower Surface, maka Baris Perintah meminta masukan, masukan -1 (minus satu) dan tekan Enter.


Selanjutnya membuat Boundary yang membingkai surface SOIL ini,

  1. Buatlah polygon tertutup dengan menggunakan Polylines, mengikuti garis bingkai dari surface/grading tanggul, gunakan Osnap Object, Pan dan Zoom agar lebih mudah dan akurat, lihat gambar dibawah.


  1. Offset garis polyline yang baru dibuat ke arah dalam, dengan jarak 1m, kemudian hapuslah garis polyline yang luar, karena yang dalam yang akan dipakai sebagai Boundary dari Surface SOIL ini.
  2. Pada Toolspace – Prospector, expand Surface, expand SOIL, expand Definition, pilih Boundaries, klik kanan, pilih Add…, masukan BINGKAI SOIL untuk Name, pastikan bahwa Type adalah Outer, lalu klik OK, kemudian pilih garis polyline yang tadi dibuat. dan tekan Enter (Optional).

Surface kupasan Top Soil telah terbentuk, untuk itu harus dimasukan dalam potongan tanggul,

  1. Ulangi langkah 22, 23 dan 27 pada bab ini, untuk masukan surface SOIL sebagai salah satu source kedalam potongan tanggul.

Berikutnya membuat membuat pipa dalam tanggul

  1. Buatlah garis dengan polyline dari titik 747,1938 ke titik  668,1879  buatlah garis ini menjadi feature line ( Home – Feature Line – Create Feature Line from Object ), feature line ini buat pada Site yang baru dengan nama Site adalah PIPA.
  2. Dengan Elevation Editor (pilih feature line, klik kanan, pilih Elevation Editor) masukan elevasi untuk feature line ini, elevasi atas adalah 37 dan elevasi bawah adalah 34,  tutup jendela Panorama.
  3. Home -> Pipe Network -> Create Pipe Network from Object, lalu pilih garis Feature line yang baru dibuat, dan tekan Enter.
  4. Masukan PIPA DASAR, untuk Name, untuk Network part list, pilih Standart, untuk Pipe to Create pakai 75 mm PVC Pipe, untuk Structur to Create pilih Null Structur, untuk Surface pilih GABUNG, lalu klik OK.

Selanjutnya membuat Kolam Lumpur

  1.  
  2. Simpan gambar ini kemudian Save As dengan nama TUTOR07  GRADING CV3D2013

Sebaiknya dalam bekerja dengan Civil 3D, disaran untuk menyimpan gambar secara berkala, agar jika terjadi, hal – hal yang tidak diinginkan, maka gambar terakhir yang disimpan dapat dipakai untuk melajutkan pekerjaan, dan tidak memulai dari awal lagi.






BAB 11.
ANALISIS (MENGHITUNG) DAN PUBLISHING (MENCETAK)


  1. ,
  2.  


Selengkapnya...